KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA Situs KOBUKI - Republik Indonesia
 
Anda berada di : Halaman Depan
Berita KOBUKI
Tanggal: 14 Maret 2008
Wapres Lapor Dua Hal Kepada Presiden


Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa mengaku kecewa menanggapi berita penolakan Komisi XI DPR terhadap dua calon Gubernur BI yang diajukan pemerintah. “Saya kecewa,” katanya saat memberikan keterangan pers di sela kunjungan rombongan Presiden Yudhoyono di Dakar, Senegal, Kamis (13/3).



Tanggal: 14 Maret 2008
Ferry Mursyidan Baldan : Syamsul Bahri Harus Segera Dilantik


Pelantikan anggota Komisi Pemilihan Umum Syamsul Bahri harus menunggu sikap jaksa terhadap putusan majelis hakim. "Pelantikan harus menunggu putusan hukum yang mengikat. Kecuali, jaksa menerima putusan itu," kata anggota Komisi Pemerintahan DPR dari Fraksi PPP Lena Maryana Mukti ketika dihubungi Tempo, Kamis (14/3).



Tanggal: 14 Maret 2008
Presiden Akan Ajukan Calon Baru Gubernur BI


Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah menerima dan menghormati keputusan penolakan calon Gubernur Bank Indonesia oleh Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kendati begitu, kata Kalla, keputusan tersebut belum final karena harus terlebih dulu melalui sidang Paripurna. ”Kami tunggu saja, karena belum final, Pemerintah menunggu DPR mengembalikan dua calon itu,” kata Kalla di kantornya, Kamis (13/3).



Tanggal: 14 Maret 2008
Pajak Hotel dan Resto Minta Diturunkan


Pengusaha hotel dan restoran mengeluhkan tarif pajak yang dinilai terlalu berat.Kepada Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla,pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meminta pemerintah menurunkan tarif pajak yang berlaku saat ini.



Tanggal: 12 Maret 2008
Wakil Presiden Minta Media Bersikap Obyektif

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar media massa di Indonesia bersikap objektif dalam menyajikan berita. Dalam persaingan bisnis media yang ketat saat ini, obyektivitas berita adalah hal mutlak.


  Polling
Apakah akses terhadap situs KOBUKI telah cukup cepat?
  
Bagaimana Kinerja pemerintahan sekarang ini?
  
  Afiliasi
Banner
  Selamat Datang di Situs KOBUKI

EDITORIAL 

 Menyimak Kompetisi Calon Presiden AS 

Panggung kompetisi calon presiden Amerika Serikat memang menarik untuk dicermati. Tampilnya dua kandidat capres  dari Partai Demokrat yakni Hillary Clinton dan Barack Obama, sejauh ini akan membuka sejarah baru politik AS apabila salah satu dari keduanya terpilih dalam Pilpres November 2008 mendatang. AS akan memiliki presiden perempuan pertama, atau akan memiliki presiden berkulit hiitam pertama.
 
Kompetisi dari kedua kandidat Partai Demokrat itu berlangsung ketat dalam babak-babak pemilihan pendahuluan hari-hari ini, untuk memperebutkan delegasi dari negara-negara bagian di seantero AS.Menurut penghitungan Associated Press,Obama telah mengumpulkan 1.362 delegasi dan Hillary 1.266 delegasi. Obama dan Hilary masing-masing harus mengumpulkan 2.025 delegasi untuk memenangkan nominasi Demokrat dalam konvensi presiden pada Agustus mendatang.

Dalam pada itu, pertarungan di kubu Partai Republik pun tidak kalah sengitnya. John McCain yang kini telah mendapat angin dari dinasti Bush tampaknya menjadi kandidat yang lebih diunggulkan dari pesaingnya Mick Huckabee. Hingga kini McCain telah memperoleh 976 delegasi, sedangkan Mike Huckabee mendapatkan 254 delegasi. Kandidat Republik harus mengumpulkan 1.191 delegasi untuk menang dalam konvensi pada September nanti.

Terlepas dari pertarungan pengaruh diantara para capres AS, sungguh menarik dicermati bagaimana setiap kandidat capres AS berkampanye. Isyu-isyu riil yang menjadi kebutuhan masyarakat AS menjadi menu utama kampanye para kandidat. Materi kampanye pun berbobot, bernas, dan jauh dari naluri untuk melakukan pembunuhan karakter terhadap lawan tanding. Model kampanye capres AS, dari aspek kualitasnya, masih sulit kita dapati di negara-negara berkembang yang relatif masih bernuansa intrik sesaat, manuver kotor, pembunuhan karakter, dan bahkan pembunuhan politik.

Tentu saja, demokrasi AS tidak dapat dibanding-bandingkan dengan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia yang baru saja bebas dari jeruji otoritarianisme belum lebih sepuluh tahun. Namun, dari panggung kampanye para capres AS kita mendapati beberapa hal yang perlu menjadi "bahan ajar" demokrasi kita, antara lain. Pertama,  para kandidat Capres AS lazimnya adalah orang-orang yang benar-benar memiliki akar riil di tengah konstituen partainya. Kedua, kompetisi politik berlangsung dinamis dengan mengedepankan kualitas gagasan. Ketiga, sikap masyarakat politik yang lebih mengedepankan rasionalitas terhadap suguhan ide-ide kampanye para kandidat.

Dengan menyimak realitas atas praksis demokrasi di panggung politik AS, negara-negara berkembang yang telah menempuh demokrasi sebagai sistem pemerintahannya, diharapkan mampu memperkuat pranata dan budaya berdemokrasi. Sebagai salah satu negara terbesar penduduknya di dunia, Indonesia pun telah memilih demokrasi sebagai basis pijak penyelenggaraan kehidupan bernegara. Untuk itu, tidak ada salahnya apabila para elite politik Indonesia terus-menerus memperkuat tatanan dan budaya demokrasi di negerinya. Teruslah berkarya untuk Bangsa dan Negara! ***
 
Redaksi

Pembaca dapat mengirimkan tulisan (berita atau opini) melalui alamat email: prof.dr_nananghariadi@yahoo.com





Editorial sebelumnya :
Tokoh Kita
Ulama Muda Yang Moderat dan Pemimpin yang Bersahaja
Dia mantan aktivis mahasiswa.

Sosok Manusia Multidimensional
Mantan Presiden RI Ketiga, Si Jenius ilmuwan konstruksi pesawat terbang, ini selalu menjadi berita hangat jika menginjakkan

The Smart Younger
Insinyur Muda yang cemerlang dalam menjalankan tugas

Sosok Budayawan sekaligus seorang Pemimpin yang humoris
Mantan Presiden RI ke empat, Sosok Budayawan sekaligus seorang Pemimpin yang humoris


Berita Nasional
Tanggal: 14 Maret 2008
Umat Islam Makin Dewasa


Umat Islam Indonesia semakin hari semakin mampu menampilkan Islam sikap dewasanya. Sikap ini sangat penting untuk menampilkan wajah Islam yang ramah, yang akan berimplikasi pada perbaikan citra Islam di dunia internasional.


Tanggal: 14 Maret 2008
Aturan SPMB Dipertegas


Uang pendaftaran untuk seleksi masuk calon mahasiswa baru perguruan tinggi negeri wajib masuk ke kas negara sebagai pendapatan negara bukan pajak. Kecuali bagi perguruan tinggi yang berstatus badan hukum milik negara, bisa mengelolanya sendiri.


Tanggal: 14 Maret 2008
Ongkos Raskin Akan Dipangkas

Efisiensi Akan Dihitung Tim Gabungan Bulog-Depkeu

Perum Bulog diminta memangkas ongkos pengadaan beras untuk masyarakat miskin atau raskin sehingga lebih rendah dari ongkos yang dibebankan saat ini, yakni Rp 900 per kilogram. Panitia Anggaran DPR menghendaki biaya subsidi raskin yang dialokasikan Rp 9,2 triliun ditekan lebih rendah.


Tanggal: 14 Maret 2008
Cara CIMB Menguasai Perbankan RI


NAMA CIMB harusnya sudah tak asing lagi di Indonesia. Jika dari Singapura ada Temasek yang menguasai BII dan Danamon maka CIMB merupakan grup bisnis dari Malaysia yang menguasai Niaga dan Lippo. Bukan hanya ini, gurita bisnis mereka di Indonesia juga terus berkembang.


Tanggal: 14 Maret 2008
Subsidi Migor Dikucurkan Bulan Ini

   
Sedikitnya Rp24 miliar subsidi minyak goreng yang dikeluarkan pemerintah pusat akan dikucurkan pada bulan Maret.  Hal itu diungkapkan Kasubdis Bina Perdagangan Dalam Negeri Disperindagsu Margaretha Elly Silalahi di kantornya, Jl. Putri Hijau, Medan, Kamis (13/3). Dia menambahkan dana akan dibagi 28 kabupaten di Sumatera Utara.



Web Links
    
Own free website with 1 GB free space?
Hosting Your Homepage for free

Badan Narkotika Nasional
Kerjasama dengan BNN untuk memerangi narkoba di Indonesia

Sistem Informasi Pilkada
Sistem Informasi Pilkada Partai Golkar memberikan hasil pilkada secara real time diseluruh Indonesia

Own free website with 1 GB free space?
Hosting Your Homepage for free

Badan Narkotika Nasional
Kerjasama dengan BNN untuk memerangi narkoba di Indonesia

Sistem Informasi Pilkada
Sistem Informasi Pilkada Partai Golkar memberikan hasil pilkada secara real time diseluruh Indonesia

Berita Internasional
Tanggal: 14 Maret 2008
Hillary Minta Maaf kepada Kulit Hitam

 

Kandidat calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Rodham Clinton, melakukan hal yang selama ini hampir tidak pernah dilakukannya, yaitu meminta maaf. Hillary meminta maaf, terutama untuk semua masyarakat kulit hitam AS.  Maaf tersebut seiring komentar pedas sang suami, Bill Clinton, mengenai kemenangan rivalnya, Barack Obama, saat pemilihan pendahuluan (primary) di South Carolina, 26 Januari. Saat itu mantan presiden AS tersebut mengatakan bahwa Jesse Jackson, salah satu kandidat presiden pada 1984 dan 1988, yang juga kulit hitam, berhasil menang di South Carolina. Pernyataan Bill tersebut dianggap sebagai pengingkaran terhadap kesuksesan kampanye Obama.


Tanggal: 14 Maret 2008
Tunda Pelantikan Gubernur


Persatuan koalisi partai oposisi Malaysia terjegal isu perpecahan. Hal tersebut dipicu oleh penundaan pengambilan sumpah jabatan Seah Leong Peng yang seharusnya dilantik menjadi gubernur Perak, salah satu negara bagian Malaysia, kemarin (13/3).


Tanggal: 14 Maret 2008
Wabah Flu, Hongkong Libur Khusus


Untuk kali pertama sejak merebaknya SARS (severe acute respiratory syndrome/sindrom pernapasan akut berat) enam tahun lalu, pemerintah Hongkong menetapkan libur khusus. Mulai kemarin (13/3), pemerintah meliburkan semua TK dan SD selama dua minggu. Lebih dari 550 ribu pelajar diminta untuk istirahat di rumah saja.   Kebijakan itu dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya wabah flu yang menyerang wilayah bekas koloni Inggris tersebut. Apalagi, sudah tiga nyawa siswa setempat melayang gara-gara flu. Dua diantaranya dirawat di rumah sakit yang sama.


Tanggal: 14 Maret 2008
Xanana Jenguk Horta


Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, hari ini menjenguk Presiden Ramos Horta yang masih menjalani masa penyembuhan akibat tragedi penembakan yang dialaminya. Ini adalah kunjungan pertama Xanana setelah upaya kudeta yang gagal oleh pemberontak 11 Februari silam.


Tanggal: 14 Maret 2008
PM Samak Fokuskan Soal Perdagangan

 

Perdana Menteri Thailand Samak Sundaravej menyatakan tidak akan membahas soal demokrasi dan politik saat mengunjungi Myanmar, Jumat (14/3) ini. Samak akan memfokuskan pembicaraan soal perdagangan kedua negara.  Juru bicara Pemerintah Thailand Wichianchot Sukchotrat mengatakan, Samak akan meminta PM Myanmar Thein Sein membantu perusahaan Thailand, MDX Group, agar tetap memiliki 40 persen saham di proyek pembangkit tenaga air di Ta Sang. Sebelumnya, junta militer Myanmar menyatakan akan memotong kepemilikan perusahaan Thailand itu menjadi 24 persen.



  Logo KOBUKI
Hak Cipta @ 2008 KOBUKI dilindungi oleh Undang Undang | Dikelola & Dirancang oleh Prof.DR.Nanang Hariadi
phpMyVisites phpMyVisites



Next